Polisi di Bogor belum mengendurkan kewaspadaan. Meski Operasi Lilin resmi berakhir, ancaman macet parah di kawasan Puncak masih mengintai, terutama di akhir pekan ini. Untuk itu, rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way di Jalan Raya Puncak tetap disiapkan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan yang diprediksi akan memadati jalur tersebut.
Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan alasannya. "Pasca Operasi Lilin tetapi masih masuk weekend, kami mengantisipasi adanya lonjakan kembali," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Menurutnya, akhir pekan selalu jadi magnet bagi wisatawan. Jadi, potensi kemacetan tetap tinggi.
Rizky menambahkan, peningkatan arus kendaraan ini juga dipicu oleh momen libur terakhir sebelum segalanya kembali normal. Aktivitas sekolah dan kerja akan dimulai lagi Senin depan. Karena itu, skema one way disiapkan untuk dua arah sekaligus.
"Kami mengantisipasi, rekayasa lalu lintas juga kami siapkan, one way, baik yang naik ke arah Puncak maupun yang turun dari arah Puncak menuju arah Jakarta," jelasnya.
Lalu, kapan puncak kepadatan diperkirakan terjadi? Rizky memprediksi hari Minggu besok akan menjadi puncak arus balik. Makanya, personelnya tetap disiagakan penuh di jalur itu.
"Untuk arus balik, kami prediksi di tanggal 4 (Desember) karena di tanggal 4 adalah hari Minggu," tuturnya.
Alasannya sederhana. Tanggal 5, Senin depan, semua sudah harus kembali beraktivitas. "Kemungkinan yang liburan terakhir di Puncak di hari Sabtu dan Minggu akan turun semua di hari Minggu," lanjut Rizky.
Jadi, buat Anda yang berencana melintas kawasan Puncak hari ini atau besok, bersiaplah. Kemacetan masih sangat mungkin terjadi, dan sistem satu arah bisa diberlakukan sewaktu-waktu untuk mengurai kepadatan.
Artikel Terkait
Metode Kakeibo: Teknik Pencatatan Manual dari Jepang untuk Disiplin Menabung dan Mengurangi Belanja Impulsif
Sekretaris Kabinet Bantah Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sekadar Seremonial, Sebut Ada Capaian Konkret
Lima Jenazah Satu Keluarga Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Dimakamkan
Kapolda Riau Ajak Masyarakat Jadikan Hari Lahir Pancasila Kompas Moral Jaga Persatuan Bangsa