Seorang remaja pendaki asal Magelang dilaporkan hilang di Gunung Slamet. Syafiq Ridhan Ali Razan, yang biasa dipanggil Ali, baru berusia 18 tahun. Komunikasi terakhirnya dengan keluarga terjadi sebelum ia menghilang.
Menurut kakaknya, Naufal Hisyam (24), Ali sebenarnya berangkat bersama seorang teman dekatnya, Himawan Choidar Bahran. Mereka sudah berteman sejak SMP hingga kini sama-sama duduk di kelas 12 SMAN 5 Kota Magelang.
"Awalnya mereka bilang mau ke Gunung Sumbing," jelas Naufal saat kami temui di rumahnya di Perum Depkes, Kota Magelang, Jumat lalu.
"Tapi ternyata, tiba-tiba dapat foto dari mereka yang sudah ada di basecamp Slamet. Ibu saya kaget, ya. Tapi karena sudah sampai sana, ya sudah diizinkan saja," lanjutnya.
Ibunya sempat menanyakan rencana pendakian. Ali mengatakan mereka akan mulai naik sekitar pukul 11 malam. Saat ditanya kondisi, Ali menyebut situasi ramai karena ada pendaki lain.
Ali adalah anak ketiga dari pasangan Dhani Rusman dan Utari Januari, yang merupakan PNS di Pemkot Magelang. Ia sendiri adalah siswa jurusan IPS. Pendakian yang dilakukannya direncanakan sebagai pendakian singkat satu hari, atau yang biasa disebut tektok.
"Ditanya pulangnya kapan? Katanya Minggu sore. Mereka berangkat Sabtu, 27 Desember, seharusnya sudah pulang hari Minggu itu juga. Kami tunggu, tapi sampai Minggu malam tak ada kabar," imbuh Naufal, suaranya terdengar khawatir.
Sejak saat itu, upaya menghubungi Ali via WhatsApp tak membuahkan hasil. Sampai berita ini diturunkan, operasi pencarian oleh petugas gabungan masih terus dilakukan di lereng Gunung Slamet.
Artikel Terkait
Whoosh Luncurkan Promo Tiket Rombongan Rp 200.000 untuk Rute Jakarta-Bandung
Manchester United Kejar Tiket Liga Champions dengan Misi Balas Dendam ke Everton
BPOM Serang Temukan Sagu Mutiara dan Ikan Teri Berzat Berbahaya di Pasar Pandeglang
DPR Intensifkan Partisipasi Publik untuk RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Mulai Maret 2026