“Dan arus balik yang kedua dari Puncak menuju ke bawah itu di tanggal 27 Desember sejumlah 32.667. Artinya bahwa situasi tempat wisata khususnya Gadog dan beberapa tempat tadi kami monitor lewat CCTV di kilometer 49 cukup terkendali,”
tambahnya.
Dari data itu, fokus penanganan jelas harus di akhir pekan. Menurut Agus, rekayasa seperti sistem satu arah terbukti efektif meredam kepadatan. Meski jumlah pengunjung meningkat dan okupansi hotel naik, kemacetan parah bisa dihindari.
“Ada peningkatan kunjungan, okupasi hotel juga naik, tetapi tidak ada kemacetan. Jadi kepadatan yang sudah kita kelola dengan rekayasa lalu lintas baik itu alih arus dan one way. Ini solusi yang bagus,”
ungkapnya meyakinkan.
Artikel Terkait
Tragedi di Tengah Pesta: Kebakaran Bar Swiss Tewaskan Puluhan Saat Malam Tahun Baru
Kebakaran Pipa Gas di Kemuning Mulai Reda, Lalu Lintas Kembali Bergerak
Tragedi Warakas: Anak Pulang Keria Temukan Ibu dan Dua Saudara Tewas dengan Busa di Mulut
DM Instagram Jadi Bukti Baru Sidang Suap Kasus Minyak Goreng