Menjelang tahun 2026, topik yang mulai mengemuka di kalangan umat Islam adalah soal kapan tepatnya Ramadan dimulai. Seperti biasa, perbedaan metode penentuan kalender Hijriah membuat prediksi tanggalnya bisa berbeda-beda. Ini sudah jadi hal yang lumrah terjadi setiap tahunnya.
Nah, di Indonesia, kita biasanya merujuk pada dua sumber utama: pemerintah melalui Kementerian Agama dan organisasi keislaman seperti Muhammadiyah. Keduanya punya cara sendiri-sendiri, yang kadang menghasilkan tanggal yang tak sama.
Kemenag: Tunggu Sidang Isbat Dulu
Kalau buka kalender resmi yang dirilis Kementerian Agama, tanggal 19 Februari 2026 (bertepatan dengan hari Kamis) tercantum sebagai prediksi awal puasa Ramadan 1447 H. Itu hitungan berdasarkan hisab yang mereka susun.
Tapi, jangan buru-buru dianggap fix. Kemenag sendiri selalu menegaskan bahwa keputusan finalnya nanti tetap bergantung pada sidang isbat. Sidang itulah yang akan mempertimbangkan laporan rukyatul hilal dari berbagai lokasi, dilakukan mendekati akhir Syaban. Jadi, prediksi di kalender itu baru perkiraan awal saja.
Artikel Terkait
Tragedi di Kontrakan Warakas: Tiga Nyawa Melayang, Mulut Berbusa
Tragedi Misterius di Warakas, Satu Kelarga Terbaring Tiga Tewas
Teriakan Malam di Gang 10: Satu Keluarga Tewas, Seorang Selamat dengan Luka Melepuh
Operasi Lilin Diperpanjang, Destinasi Wisata Masih Ramai Pascanataru