Dini hari tadi, sekitar pukul setengah tiga, Jakarta digegerkan oleh dua insiden beruntun yang melibatkan mobil yang sama. Sebuah Mazda CX-5 bernopol B-1794-JVH terlibat kecelakaan di kawasan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Menurut keterangan polisi, kecelakaan ini menelan korban. Ada yang luka-luka, dan sayangnya, ada juga yang meninggal dunia.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan kronologinya.
"Kejadian kecelakaan pertama di Tanah Sereal, Tambora, ada yang luka, ada yang MD (meninggal dunia)," ujarnya pada Jumat (2/1/2026).
Alih-alih berhenti, pengemudi mobil berinisial JC itu justru memilih kabur. Ia melarikan diri dari lokasi, membawa rasa paniknya menuju Jakarta Utara. Pelariannya kacau. Di sekitar Gunung Sahari, ia nekat melawan arus lalu lintas.
Namun, nasib buruk mengejarnya. Di perlintasan sebidang Mangga Dua, Pademangan, mobil Mazda itu terserempet kereta api lokomotif 2510. Kejadian itu langsung memicu kemarahan warga.
"Lari ketakutan ke wilayah Jakut, melawan arus di sekitar Gunung Sahari, lintas rel KA dan tersenggol KA, saat itulah diamuk massa," kata Ojo Ruslani lagi.
Rupanya, sebelum berakhir tragis di rel kereta, mobil tersebut sudah menimbulkan malapetaka. Polisi menyebutkan, dalam insiden awal di Tambora, kendaraan itu menabrak tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki. Setelah itu, JC langsung menghilang dari lokasi, dikejar oleh beberapa pengendara lain yang marah.
Pelariannya berakhir tragis di rel. Sebuah akhir yang kacau untuk sebuah malam yang penuh keputusan salah.
Artikel Terkait
Tembok SMP di Kalibata Roboh, Diduga Akibat Kelalaian Perawatan
Anggota DPR Desak Pemerintah Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Israel Kerahkan Pasukan Besar di Al-Aqsa, Palestina Sebut Akan Ada Pembatasan Ketat
Imlek 2026 Jatuh 17 Februari, Ini Makna dan Pilihan Ucapan untuk Rekan Kerja