Kenaikan tiket masuk Museum Nasional jadi Rp 50 ribu memang menimbulkan tanda tanya. Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, punya catatan khusus soal ini. Intinya, dia bilang pihaknya akan mengawasi ketat agar langkah ini nggak malah bikin masyarakat ogah belajar sejarah dan budaya.
Menurutnya, naiknya harga harus sejalan dengan layanan yang lebih baik. Museum kan tempat belajar, jangan sampai jadi eksklusif.
"Saya memandang kenaikan harga tiket Museum Nasional harus dilihat secara berimbang antara kebutuhan peningkatan layanan dan akses publik terhadap pendidikan dan kebudayaan. Museum adalah ruang edukasi yang seharusnya inklusif, sehingga kebijakan tarif perlu disertai kajian yang transparan,"
kata Lalu, Jumat (2/1/2026).
Di sisi lain, dia mendorong adanya perbedaan harga. Misalnya untuk pelajar atau mahasiswa, harganya harus bisa lebih terjangkau. Itu penting.
"Skema diferensiasi harga bagi pelajar, mahasiswa, dan kelompok rentan, serta jaminan bahwa kenaikan ini benar-benar berdampak pada perbaikan kualitas, keamanan, dan pengalaman pengunjung,"
tambahnya.
Pokoknya, uang tambahan dari pengunjung itu harus benar-benar terasa manfaatnya. Perbaikan fasilitas, pelayanan, atau mungkin penambahan koleksi. Kalau cuma naikin harga tapi museumnya tetap sama, ya percuma saja.
Artikel Terkait
Ketua Ombudsman Ditahan, Tersangka Suap Rp1,5 Miliar Terkait Nikel
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Serangan Israel Tewaskan 7 Warga Sipil di Lebanon Selatan Jelang Gencatan Senjata
Pegadaian Beri Tips Investasi Dolar AS untuk Pemula di Tengah Pelemahan Rupiah