Malam tahun baru 2026 di Crans Montana seharusnya penuh sukacita. Tapi di salah satu bar mewah kawasan ski Swiss itu, suasana berubah jadi mimpi buruk. Kebakaran hebat tiba-tiba melalap tempat itu. Dari antara puluhan korban jiwa, dua orang pengunjung Axel dan Nathan berhasil selamat. Mereka masih bisa menceritakan detik-detik mengerikan itu.
Menurut mereka, napas langsung tersengal begitu api berkobar. Udara yang tadinya dingin dan segar tiba-tiba berubah jadi gelap oleh kepulan asap hitam pekat. “Kami hampir tidak bisa bernapas,” kenang Axel, menggambarkan kepanikan yang langsung menyergap.
Di dalam bar Le Constellation, semua orang berhamburan mencari jalan keluar. Axel dan Nathan sempat merasa terperangkap. Lalu lintas orang yang panik dan berdesakan ke pintu keluar justru membuat mereka tak bisa bergerak. Di tengah situasi kacau itu, naluri menyuruh mereka untuk tidak ikut arus.
Alih-alih menuju pintu, mereka memilih bersembunyi di balik sebuah meja yang mereka miringkan. Meja itu jadi pelindung sementara dari panas dan jilatan api. Namun, mereka sadar itu bukan solusi. Dari posisinya, mereka melihat secercah harapan: sebuah jendela.
Artikel Terkait
Koster Buka Data: Kunjungan Wisatawan Asing ke Bali Tembus Rekor Sepuluh Tahun
Korban Pelecehan di Bus Transjakarta Bongkar Dalih Pelaku: Saya Juga Tidur, Ngantuk
Serang Tambah Lahan TPA Cilowong untuk Dukung Proyek Sampah Jadi Listrik
Gorong-Gorong Bawah Tanah di Fatmawati Dikebut, Target Selesai Akhir 2026