Kawasan Kota Tua, Jakarta, benar-benar hidup sejak siang hari. Rombongan orang sudah berdatangan sejak pukul dua sore, memadati setiap sudut, bersiap untuk menyambut 2026 dengan gegap gempita. Suasana meriah itu bukan cuma tentang pesta dan sorak-sorai, lho.
Di tengah keriuhan, ada juga nuansa hening yang menyentuh. Aksi amal dan doa bersama lintas agama digelar sebagai bentuk solidaritas. Tokoh-tokoh dari enam agama berbeda secara bergantian memanjatkan doa, khususnya untuk korban bencana di Sumatera. Momen itu menunjukkan, di balik euforia pergantian tahun, rasa kemanusiaan tetap dijaga.
Nah, semaraknya suasana makin menjadi-jadi begitu sejumlah artis dan band ibu kota naik panggung. Penampilan mereka jelas jadi magnet besar. Pantauan di lokasi, pengunjung yang sudah membludak sejak tadi siang pun semakin antusias, ikut menyanyi dan bergoyang mengikuti irama musik.
Salah satu yang ikut merasakan kemeriahan ini adalah Muhammad Lutfi, seorang pengunjung asal Medan. Dia sengaja datang ke Jakarta cuma untuk merayakan tahun baru di ibu kota. Bagi Lutfi, ini pengalaman yang sama sekali baru.
"Kebetulan lagi liburan ke Jakarta, ya sekalian pengin merasakan gimana sih rasanya tahun baru di sini untuk pertama kalinya," ujar Lutfi, Rabu (31/12/2025).
Dia terlihat cukup terpesona. "Acaranya meriah banget, jauh dari yang aku bayangkan. Ramai sekali, dan berbagai pertunjukannya bikin terhibur," tambahnya, masih dengan nada kagum.
Cerita serupa juga datang dari Vania Aurelia, warga Tangerang. Ini juga pengalaman pertamanya menyambut detik-detik pergantian tahun di kawasan bersejarah itu.
"Baru pertama kali ini saya datang ke Kota Tua buat tahun baru," katanya.
Vania mengaku tahu soal acara ini dari media sosial, khususnya Instagram. Menurutnya, lineup artis yang tampil jadi daya tarik utama yang membuatnya penasaran dan akhirnya memutuskan untuk datang langsung.
Memasuki malam hari, kerumunan sama sekali tak berkurang. Kawasan itu masih sesak oleh pengunjung yang asyik menikmati setiap momen. Di tengah keramaian, aparat keamanan terlihat berjaga di berbagai titik, memastikan semuanya berjalan lancar dan aman sampai acara usai.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Berbeda dengan Muhammadiyah
Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Sambolo Carita
Keluarga Muslim dari Purwokerto Sambangi Vihara di Petak Sembilan Saat Imlek
Festival Cian Cui di Meranti: Tradisi Perang Air Jadi Perekat Budaya dan Lingkungan