Di tengah hiruk-pikuk pembangunan LRT Jakarta, Gubernur DKI Pramono angkat bicara soal rencana perpanjangan rute. Proyek yang sedang digarap, Velodrome-Manggarai, masih jadi fokus utama. Tapi wacana untuk melanjutkan jalur itu ke sejumlah titik lain sudah mencuat. Nah, soal itu, Pramono bilang keputusannya baru akan diambil tahun depan.
"Pemerintah DKI sekarang sedang menyelesaikan LRT dari Velodrome sampai dengan Manggarai. Dan mudah-mudahan tahun depan bisa dioperasikan," ucapnya saat ditemui di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa lalu.
Harapannya, proyek itu bisa tuntas dan beroperasi penuh pada 2026. Namun begitu, mata pemerintah provinsi sepertinya sudah melihat lebih jauh.
Pramono membeberkan beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan. Misalnya, apakah rute akan dilanjutkan sampai Dukuh Atas? Atau justru membuka koridor baru dari Velodrome menuju Kelapa Gading, lalu berlanjut ke Tanjung Priok dan Jakarta International Stadium (JIS)?
"Dari JIS ke Ancol, Ancol sampai dengan PIK2?" tambahnya, menggambarkan kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Alasannya sederhana tapi penting. Menurutnya, jika semua koridor itu terbuka, jaringan transportasi umum di Ibu Kota akhirnya bakal terhubung dengan baik. Itu impian yang sudah lama diidamkan. "Lah keputusannya tahun depan ini tinggal beberapa minggu ini," lanjut Pramono, menekankan bahwa waktu pengambilan keputusan sudah di depan mata.
Di sisi lain, progress pembangunan fase saat ini terus berjalan. PT Waskita Karya, sebagai pengelola, menyebut hingga September 2025 mereka masih menangani 65 proyek berjalan. Salah satunya ya LRT Jakarta Fase 1B ini.
Corporate Secretary Waskita, Ermy Puspa Yunita, memberikan target yang lebih spesifik. Dalam sebuah keterangan tertulis, dia memastikan LRT Jakarta Fase 1B ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Jadi, sambil menunggu bagian pertama selesai, wacana perpanjangannya sudah mengudara. Tinggal tunggu keputusan tahun depan untuk melihat peta transportasi Jakarta yang baru.
Artikel Terkait
PDIP Bantah DPR Setujui Rencana Penutupan Minimarket di Desa
Transaksi Crossing Rp 1,83 Triliun Warnai Perdagangan Saham Mayapada Hospital
KPK Perluas Penyidikan Suap Bea Cukai ke Jaringan Forwarder Lain
Pertamina Patra Niaga Luncurkan Promo BBM Non-Subsidi dan Undian Motor untuk Ojol