Polri Garap Sawah hingga Dapur Gizi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Selasa, 30 Desember 2025 | 14:00 WIB
Polri Garap Sawah hingga Dapur Gizi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Di akhir tahun 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan komitmen institusinya. Bukan cuma soal keamanan, Polri kini juga terjun langsung mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Dukungan ini diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari urusan menanam jagung hingga mengelola dapur-dapur khusus untuk memastikan masyarakat dapat akses makanan bergizi.

“Polri senantiasa terus mendukung program dan kebijakan strategis pemerintah,” tegas Sigit.

Dia menjelaskan hal itu dalam rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12). Menurutnya, keberhasilan program pemerintah punya dampak langsung pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Makanya, Polri merasa perlu ambil bagian.

“Polri tentunya akan terus berperan aktif dalam memberikan dukungan,” ujarnya.

Dukungan itu mencakup penanaman dan pengelolaan jagung, serta upaya meningkatkan penyerapan komoditas itu oleh Bulog. Tak cuma bicara, mereka sudah membangun gudang pangan untuk menampung hasil panen seperti jagung dan beras. Tujuannya sederhana: penyimpanan yang baik agar serapan pasar lebih optimal. Polri juga turut membantu menyalurkan beras SPHP secara berkelanjutan demi menjaga harga tetap stabil.

Di sisi lain, peran pengawasan dan penegakan hukum tak dilupakan. Satgas pangan Polri aktif mengawasi ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Mereka tak segan menindak pelanggaran yang terkait beras dan gula. Untuk mengoordinasikan semua ini, Polri menugaskan ratusan personelnya di sektor pertanian, peternakan, hingga kesehatan.

Nah, bicara kesehatan, kontribusi Polri di sana juga nyata. Mereka terlibat dalam pengecekan kesehatan dan memberikan bantuan kesehatan gratis. “Hal ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup yang sehat,” imbuh Sigit.

Proyeksi Dapur Gizi

Fokus lain yang cukup mencolok adalah dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sepanjang 2025, Polri telah membangun 1.147 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Angkanya tidak main-main. Dapur-dapur ini diproyeksikan bisa melayani hampir 4 juta penerima manfaat dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Dari jumlah tersebut, baru 331 unit yang beroperasi penuh. Sebanyak 135 lagi masih dalam persiapan, 245 dalam tahap pembangunan, dan 436 unit lainnya baru saja dimulai pembangunannya. Proyeksi penyelesaiannya ditargetkan akhir Februari 2026.

“Sehingga ke depan, guna memperkuat ketahanan dan keamanan pangan nasional... Polri menargetkan penambahan jumlah SPPG hingga 1.500 unit,” papar Sigit.

Selain pangan dan kesehatan, Polri juga menyentuh bidang pendidikan. Mereka mengembangkan sekolah unggulan SMA Kemala Taruna Bhayangkara sebagai bentuk kontribusi mencerdaskan generasi bangsa. Upaya-upaya ini, bila dirangkai, menunjukkan wajah lain Polri yang tak hanya bertugas menangkap penjahat, tetapi juga aktif membangun ketahanan dasar masyarakat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar