Di sisi lain, cuaca ekstrem rupanya belum menunjukkan tanda-tanda reda. Beberapa daerah di Aceh, termasuk Banda Aceh, masih diguyur hujan. Badan Meteorologi memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi hingga Rabu, 31 Desember mendatang.
Lalu, apa penyebabnya? Juru Bicara Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, menjelaskan analisis BMKG. Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial di wilayah tersebut.
Ditambah lagi dengan adanya belokan angin dan pola konvergensi, faktor-faktor itulah yang akhirnya memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Kombinasi elemen-elemen alam itu, rupanya, cukup untuk mengubah jalan di One-one menjadi lumpur dan batu yang menggunung.
Artikel Terkait
ANDALAN dan Jejakin Kolaborasi Restorasi Mangrove dengan Teknologi Pemantauan
Menteri Fadli Zon Resmikan Revitalisasi Museum Cipari, Wujudkan Transformasi Museum Jadi Pusat Pengalaman
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas 3,5 Kilometer
Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Bentrokan Antar Desa di Halmahera Tengah