Suasana riuh di kompleks Citraland, Deli Serdang, mendadak berubah jadi sunyi penuh duka. Dua bocah kembar perempuan, CST dan CAT (7 tahun), meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang. Peristiwa ini terjadi Jumat lalu, sekitar pukul tiga lewat empat puluh lima menit sore.
Menurut sejumlah saksi, kedua anak itu ditemukan sudah terapung di tengah kolam. Warga yang melihat langsung bergegas turun ke air untuk menyelamatkan mereka. Upaya pertolongan pertama pun segera dilakukan di pinggir kolam.
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan, membenarkan kejadian itu.
"Dari keterangan saksi, ada dua anak perempuan terapung. Saksi langsung masuk ke kolam dan membawa mereka ke pinggir untuk diberi pertolongan pertama," jelasnya, Minggu (28/12).
Sayangnya, semua usaha itu sia-sia. Kedua bocah tak menunjukkan reaksi apa pun. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Hasil pemeriksaan tim inafis menyimpulkan penyebab kematian adalah tenggelam saat berenang.
Di sisi lain, respons keluarga justru membuat hati pilu. Mereka memilih untuk ikhlas. Polisi menyatakan keluarga sudah datang dan menyepakati untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah kedua anak malang tersebut.
"Pihak keluarga sudah sepakat dan ikhlas. Mereka bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi," pungkas Ras Maju Tarigan.
Artikel Terkait
Pramono Anung Pastikan Subsidi Bus Transjabodetabek Tetap Berjalan, Tarif Rute Tertentu Akan Disesuaikan
Pengendara Motor Tewas Usai Oleng dan Terlindas Mobil Saat Mendahului Bus di Ciampea
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Biaya Isi Penuh Tangki Honda BeAT Tembus Rp68.250
KPK Dorong Penerapan E-Voting, Pengalaman Pilkades Jadi Modal Uji Coba Pemilu Nasional