Haryadi menjelaskan, Prada Y-lah yang punya hubungan asmara dengan korban. Sementara itu, Prada Z, yang merupakan rekan seunitnya, diduga ikut serta dalam aksi keji tersebut. “Prada Y dan korban memiliki hubungan pacaran,” ujarnya lagi, mempertegas keterkaitan antara pelaku dan korban.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan. Kedua prajurit itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Denpom Baubau. “Untuk hal-hal lain masih kami dalami,” imbuh Haryadi, menandaskan bahwa masih banyak titik yang perlu dijelaskan dari kasus ini.
Lantas, bagaimana mayat korban bisa ditemukan?
Semuanya berawal dari sebuah kejadian di siang hari Minggu yang lalu. Seorang pengendara motor, MA (42), sedang beristirahat di sekitar Jembatan Kogawuna, Kelurahan Lakologou. Saat menatap ke bawah jembatan, pandangannya tertuju pada sesuatu yang mengerikan: sesosok jenazah terbaring tak bernyawa. Itulah WIN, korban pembunuhan yang kemudian menyibakkan misteri kelam ini.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp 50.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tajam
PBB: Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Tembakan Tank Israel dan IED Hizbullah
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Selat Hormuz Dibuka
Polisi Tangkap Pria di Bengkalis Diduga Bakar Lahan Setengah Hektar