Berita tentang gubernur atau bupati yang berurusan dengan KPK sepertinya sudah jadi santapan sehari-hari. Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, tampaknya juga memperhatikan tren yang memprihatinkan ini. Dalam pandangannya, sederhana saja: jabatan yang mereka emban ternyata tak dipakai untuk kebaikan bersama.
Selepas memberikan khotbah di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis lalu, Suharyo menyampaikan kegelisahannya.
"Coba lihat berita-berita belakangan ini," ujarnya. "Bupati ini ditangkap, gubernur itu juga. Berkali-kali. Artinya apa? Jabatannya tidak untuk mewujudkan kebaikan bersama. Mereka harus bertobat."
Menurutnya, ada pola pikir yang harus diubah. Memegang jabatan bukan soal menduduki kursi yang nyaman. Bukan itu.
"Ini soal mengemban amanah," tegasnya.
Artikel Terkait
MBG di SDN Duren Sawit 02 Pagi Baru Dimulai Besok
Lalu Lintas Jakarta Timur Mulai Padat di Hari Pertama Usai Libur Lebaran
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp68 Ribu per Kg, Tekanan Pangan Masih Terasa
Lebaran 2026: Kunjungan Wisata Jatim Tembus 5,3 Juta, Naik 18 Persen