Bagi Israel, Raed Saad bukanlah nama sembarangan. Mereka meyakini pria itu memimpin markas produksi senjata Hamas dan punya peran kunci dalam meningkatkan kemampuan militer kelompok tersebut.
Serangan yang menewaskan kedua pria ini rupanya bukan insiden biasa. Beberapa waktu sebelumnya, tepatnya pada suatu hari di kota Gaza, sebuah mobil meledak dahsyat. Militer Israel menduga kendaraan itu membawa Raed Saad.
Menurut laporan Reuters, serangan itu terjadi pada Minggu, 14 Desember waktu setempat. Otoritas kesehatan Gaza mencatat empat nyawa melayang dalam kejadian tersebut. Sampai berita ini diturunkan, Hamas sendiri belum memberikan konfirmasi resmi apakah Saad benar-benar termasuk di antara korban.
Kala itu, militer Israel hanya menyebut mereka menargetkan seorang "komandan senior Hamas" di Kota Gaza. Tidak ada nama, tidak ada detail lebih lanjut. Semuanya masih samar.
Artikel Terkait
Bupati Lebak Bantah Sindir Wabup, Amir Hamzah: Itu Penghinaan Pribadi
Richard Lee Diperpanjang Masa Tahanannya, Istri Turut Dipanggil Penyidik
DPR Apresiasi Pemerintah, Harga BBM Tak Naik 1 April 2026
Hasil SNBP 2026 Diumumkan Hari Ini, Bisa Dicek Mulai Pukul 15.00 WIB