Begitu katanya kepada para jemaat yang menyimak.
Kardinal itu juga berbagi pengalaman menyentuh dari kunjungannya ke Gaza akhir pekan lalu. Meski gencatan senjata sudah berlaku, ia menyaksikan sendiri bahwa penderitaan penduduk di sana belum benar-benar usai.
Ia menambahkan,
Kata-katanya itu menggambarkan sebuah kontras yang tajam. Di satu sisi, ada kegembiraan yang bisa dirasakan lagi di Betlehem. Di sisi lain, bayang-bayang konflik dan harapan untuk bangkit masih sangat nyata, hanya berjarak beberapa puluh kilometer dari tempat perayaan ini berlangsung.
Artikel Terkait
Real Sociedad dan Alaves Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Injury Time
Adik Bupati Tulungagung yang Jadi Anggota DPRD Diamankan KPK sebagai Saksi
Imigrasi Bentuk Tim Khusus dan Fast Track untuk Permudah Atlet Asing
OJK Jabar Soroti Pentingnya Inovasi dan Jaringan untuk Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah