Sebuah pesawat milik Angkatan Laut Meksiko jatuh di perairan dekat Texas, AS. Tragedi ini menewaskan dua orang. Peristiwa nahas itu terjadi Senin lalu, di tengah misi kemanusiaan yang diemban pesawat tersebut.
Menurut pernyataan resmi Sekretariat Angkatan Laut Meksiko, ada delapan orang di dalam pesawat saat jatuh. Empat di antaranya berhasil diselamatkan. Sayangnya, dua nyawa tak tertolong.
Upaya pencarian masih berjalan. Penjaga Pantai AS dikerahkan untuk menemukan dua orang lainnya yang masih dinyatakan hilang. Operasi penyelamatan digenjot di sekitar lokasi kejadian, tak jauh dari Galveston, Texas.
Pesawat itu sebenarnya sedang menjalankan tugas mulia: misi transportasi medis. Mereka bekerja sama dengan sebuah yayasan di Meksiko yang fokus merawat anak-anak korban luka bakar serius. Ironisnya, pesawat yang membawa harapan itu justru terjatuh sebelum mencapai tujuannya.
Dari data pelacakan Flight Radar, rute pesawat bisa dilacak. Pesawat lepas landas dari Merida, Yucatan, sekitar pukul 18:46 GMT. Jejak terakhirnya terpantau di atas Teluk Galveston, dekat Bandara Internasional Scholes, Texas, sekitar pukul 21:01 GMT. Hanya selang waktu itu, nasib malang menimpa mereka.
Artikel Terkait
Polandia Bentuk Tim Khusus Usut Keterkaitan Warga dengan Jaringan Epstein
BMKG Imbau Waspada Hujan Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar Hari Ini
Guru PNS di Nunukan Diduga Dikucilkan, Tunjangan Sertifikasi Mandek Setahun
Bank of China Gelar Forum di Medan untuk Dorong Transaksi Dagang RI-China Pakai Mata Uang Lokal