“Kalau kita bicara pangan, ini menjadi sesuatu yang harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya. “Kata kunci ketiga adalah keberlanjutan, yang merupakan ciri utama pertanian modern.”
Prinsip itu, lanjutnya, menuntut peningkatan kualitas dan efisiensi di sepanjang rantai produksi. Parameter inilah yang harus jadi fondasi sistem pangan nasional sistem yang tangguh, adaptif, dan tentu saja modern.
Di akhir, Prof. Lilik terlihat optimis. Ia yakin pemerintah bisa menjaga stabilitas pangan sambil membawa transformasi sektor pertanian ke arah yang lebih kokoh. Peran Menteri Amran yang juga menjabat Kepala Bapanas dinilainya krusial dalam merealisasikan target presiden sekaligus menjaga stabilitas itu sendiri.
Jadi, meski capaian satu tahun ini patut diacungi jempol, jalan ke depan masih panjang. Tapi setidaknya, langkah awal sudah terlihat.
Artikel Terkait
Timnas Bulgaria Waspadai Kepulauan Solomon di Laga FIFA Series 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series Malam Ini
1.300 Personel Gabungan Amankan Dua Laga FIFA Series di GBK
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Jabatan Kepala BAIS di Tengah Kasus Aktivis