Operasi pencarian untuk dua pendaki ilegal di Gunung Merapi, sisi Klaten, akhirnya membuahkan hasil. Panji Rizkyawan, pemuda 20 tahun asal Jogja, berhasil ditemukan tim gabungan. Meski selamat, kondisinya lemas.
Komandan SAR Klaten, Irwan Santoso, memaparkan kronologi pencarian hari kedua. Semua dimulai pagi buta.
"Upaya pencarian terhadap terduga survivor Rizki dan Aldo hari ke-2 dimulai pukul 06.30 WIB. Diawali briefing dan pembagian SRU," ujarnya.
Menurut Irwan, ada tujuh unit pencari yang diterjunkan. Totalnya, 80 personel dari sembilan instansi berbeda turun langsung ke lereng gunung. Upaya besar-besaran ini ternyata tak sia-sia.
SRU 4 lah yang menemukan Rizki. Lokasinya di sekitar koordinat 49 440900 916488, saat tim bergerak dari Posko menuju Pos 2 jalur pendakian Merapi.
"Dalam kondisi sadar, lemas, dan mengalami luka ringan di telapak kaki," jelas Irwan mengenai keadaan korban yang ditemukan.
Operasi hari itu ditutup sekitar pukul empat sore. Semua tim ditarik kembali ke posko. Namun, kabar baik ini masih diselimuti kecemasan. Satu nama masih menghilang.
"Dari hasil pencarian hari kedua telah diketemukan satu survivor Rizky. Survivor Aldo masih nihil," imbuh Irwan dengan nada serius.
Karena itu, pencarian akan dilanjutkan esok harinya, Selasa 23 Desember, mulai pukul enam pagi. Upaya belum berhenti.
Di sisi lain, Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko juga mengonfirmasi keberhasilan evakuasi ini. Menurutnya, korban ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB hari Senin. Proses evakuasi langsung dilakukan setelah tim berhasil mendekatinya.
Operasi gabungan sendiri telah berjalan sejak subuh, menunjukkan betapa gentingnya situasi di lereng Merapi yang berangin itu.
Artikel Terkait
Pemkot Surabaya Tegaskan Rumah Radio Bung Tomo Tetap Berstatus Cagar Budaya
BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Petir di Jakarta Hari Ini
Barcelona Amankan Fermin Lopez dengan Kontrak Panjang hingga 2031
Remaja Anak Pejabat Tabrak Warung Pakai Mobil Dinas di Mamuju, Dua Orang Terluka