Kasus suap ijon proyek di Bekasi akhirnya berujung pada penetapan tersangka. Bupati Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang, kini resmi berstatus tersangka. Menyusul kondisi itu, Kementerian Dalam Negeri pun mengambil langkah. Mereka menunjuk Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, untuk mengisi posisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengonfirmasi pergantian ini. Menurutnya, proses administrasi sudah berjalan sesuai aturan.
"Ya kan sudah, sekarang sudah keluar radiogram dari Mendagri ke Gubernur, dari Gubernur ke Kabupaten Bekasi. Dan sekarang jabatan itu dipegang oleh Wakil Bupati, karena aturan undang-undang yang berlaku memang begitu," kata Dedi, Minggu (21/12/2025).
Di sisi lain, pemerintahan di Bekasi tak boleh vakum. Untuk itu, Pemprov Jabar akan segera turun tangan. Rencananya, tim dari provinsi akan datang ke Bekasi pada Selasa (23/12) mendatang.
Agenda utama? Membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bekasi untuk tahun 2026. Tujuannya jelas: memastikan proyek-proyek pembangunan tetap berjalan meski di tengah kekisruhan ini.
"Ada beberapa aspek administrasi keuangan yang akan segera kami benahi nanti," ujar Dedi lebih lanjut.
Ia menambahkan, "Hari Selasa tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan ke Bekasi untuk melakukan peninjauan terhadap RAPBD 2026 yang sebelumnya sudah direkomendasikan, namun detailnya akan saya telaah lebih lanjut."
Artikel Terkait
Gubernur DKI Larang Penggunaan Atap Seng untuk Rusun Baru
Siswa SMP di Kubu Raya Diduga Lempar Molotov, Didorong Tekanan Keluarga
Sekjen PBB Desak AS dan Rusia Segera Buat Perjanjian Nuklir Pengganti New START
Menteri PPPA Serukan Implementasi Nyata Perlindungan Anak Usai Tragedi Pelajar SD di NTT