tambah Gus Ipul.
Di sisi lain, dapur umum di kantor wali kota bukan satu-satunya. Kemensos juga mendukung empat dapur umum mandiri lain yang tersebar di beberapa titik rawan. Lokasinya ada di Aek Parera (dua titik), Aek Garut, dan SMPN 8.
Fungsi dapur-dapur ini cukup vital. Mereka tak hanya memberi makan para pengungsi di lokasi pengungsian, tapi juga warga yang rumahnya masih belum bisa dipakai untuk memasak akibat rusak diterjang banjir dan tanah longsor.
Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Herman Suwito, ikut menyampaikan apresiasi. Menurutnya, peran Kemensos sudah terasa sejak awal bencana terjadi.
pungkas Herman.
Sebelumnya, Gus Ipul memang telah menyerahkan santunan kepada ahli waris 54 korban meninggal. Penyaluran bantuan itu dilakukan setelah proses asesmen yang ketat, yang digelar bersama pemerintah daerah dan BNPB. Kunjungan ke dapur umum seperti penutup dari rangkaian kegiatan peduli itu.
Artikel Terkait
Filipina Izinkan Sementara Bahan Bakar Euro-II untuk Jaga Stok di Tengah Krisis
MAKI Pertanyakan Perbedaan Perlakuan KPK pada Penahanan Yaqut dan Lukas Enembe
Dua Prajurit Marinir Gugur Disergap Kelompok Bersenjata di Maybrat
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat