Lewat pernyataan resmi yang dikutip Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), seorang pejabat tinggi Korea Utara memberikan peringatan keras.
Pernyataan itu datang dari Direktur Institut Studi Jepang di bawah Kementerian Luar Negeri. Pejabat yang namanya sengaja disembunyikan itu bersikukuh bahwa tuduhan mereka bukan klaim gegabah. Bukan. Ini dianggapnya sebagai bukti nyata dari ambisi terselubung yang akhirnya keluar juga.
Jadi, situasinya memanas. Dua kekuatan di Asia Timur ini saling berhadapan dengan narasi yang makin mengeraskan posisi masing-masing. Dan dunia, sekali lagi, hanya bisa menunggu dan melihat.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Ungkap Trump Berupaya Cari Jalan Akhiri Perang dengan Iran
Pertamina Tegaskan Harga BBM Tak Akan Naik, Imbau Masyarakat Hindari Panic Buying
Jepang dan Indonesia Pererat Kemitraan Strategis di Bidang Ekonomi, Keamanan, dan Energi
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon