Sabtu (10/12) lalu, Cibis Park di Jakarta Selatan ramai oleh suara riuh dan tawa ceria. Sekitar seratus anak-anak PAUD, binaan CT ARSA Foundation, tampak asyik bermain. Acara playdate ini jadi pembuka rangkaian Holiday Carnival EMCO, sekaligus wujud nyata komitmen mereka untuk berbagi kebahagiaan.
Anak-anak itu datang dari berbagai penjuru Jabodetabek. Ada dari Kampung Pemulung Kebagusan dan Cikiwul, juga dari PAUD An-Nur, Arwana, serta Anggrek. Intinya, mereka semua berada di bawah naungan program yang sama.
Bagi CT ARSA Foundation, momen seperti ini bukan sekadar hiburan biasa. Sebagai yayasan yang fokus memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan, mereka selalu berupaya menghadirkan program edukatif yang inklusif. Tujuannya jelas: menciptakan ruang bermain yang aman dan kreatif.
Di ruang itulah, imajinasi dan kepercayaan diri anak bisa tumbuh. "Kami ingin menanamkan semangat belajar sejak dini," kira-kira begitu prinsip yang dipegang. Caranya? Dengan memberikan pengalaman bermain yang interaktif dan penuh makna. Di sini, nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas juga diselipkan secara halus.
Nah, keseruan acara playdate tahun ini memang dirancang khusus. Selain aktivitas klasik seperti mewarnai dan membaca buku, anak-anak diajak bermain Super Dough dan Pocket Titans. Mainan edukatif ini jadi andalan untuk merangsang kreativitas.
Tak ketinggalan, ada penampilan lucu dari anak-anak PAUD binaan, sesi dongeng dan sulap yang bikin mereka terkagum-kagum, plus kesempatan bermain bebas di area playground EMCO. Yang menarik, CT ARSA juga membawa Mobil Literasi mereka. Mobil ini berfungsi sebagai perpustakaan keliling, menjangkau anak-anak prasejahtera dengan membawa buku bacaan dan perlengkapan mewarnai.
Di sisi lain, kepedulian EMCO diwujudkan dalam bentuk donasi 800 paket mainan. Seratus paket diserahkan secara simbolis di acara itu, langsung ke tangan anak-anak. Senyum merekah pun langsung menghias wajah-wajah kecil mereka.
Paket mainan sisanya rencananya akan disalurkan untuk anak-anak prasejahtera lain, yang juga menjadi binaan yayasan.
Pada akhirnya, acara semacam ini memang lebih dari sekadar hiburan. Ini tentang memastikan setiap anak, terlebih yang kurang beruntung, mendapat kesempatan yang setara untuk bermain, belajar, dan tentu saja bahagia.
Artikel Terkait
Anggota TNI Divonis Seumur Hidup atas Pembunuhan Berencana Terhadap Istrinya
Menlu: Diskusi Arah Politik Luar Negeri dengan Mantan Pejabat Berjalan Konstruktif
Menlu: Diskusi Dewan Perdamaian dengan Mantan Pejabat Berjalan Konstruktif
Wanita Tewas Ditikam Mantan Pacar di Sorong, Motif Diduga Kecemburuan