Dengan sistem utama yang sudah normal dan semua GI hidup, langkah selanjutnya adalah menyalurkan listrik ke jaringan distribusi. Proses ini dilakukan tahap demi tahap, dengan kehati-hatian ekstra.
Darmawan menegaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi dalam setiap tahap pemulihan.
"Kami memastikan proses penormalan distribusi dilakukan secara bertahap dan aman, terutama di wilayah yang masih terdapat genangan air atau lumpur, agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan nyaman," jelasnya.
Ke depan, fokus PLN bergeser. Mereka akan mengebut pemulihan jaringan distribusi ke pelanggan, khususnya di daerah-daerah terpencil dengan medan yang sulit. Tantangan geografis dan akses yang terbatas jadi perhatian utama.
PLN berjanji akan terus mendampingi masyarakat Aceh. Pemantauan keandalan sistem akan dilakukan berkelanjutan sampai semua pelanggan mendapat pasokan listrik normal. Harapannya, pemulihan sistem kelistrikan dan berfungsinya seluruh gardu induk ini bisa menggerakkan kembali roda ekonomi, memperbaiki layanan publik, dan memulihkan kehidupan sosial warga Aceh secara bertahap.
"Bagi pelanggan yang belum menyala, kami terus berkoordinasi dan memastikan instalasi pelanggan dalam kondisi aman sebelum pasokan listrik kembali disalurkan," tutup Darmawan.
Artikel Terkait
LRT Sumsel Angkut Lebih dari 213 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran 2026
Mentan: Indonesia Jadi Rujukan Swasembada Pangan, Tapi Ancaman Impor Masih Nyata
Thailand dan Iran Sepakati Jaminan Keamanan untuk Kapal Tanker di Selat Hormuz
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 53 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta