Malam itu, di Perumahan Athaya, suasana terasa berbeda. Bukan hanya lampu-lampu yang menghias rumah, tapi juga kehadiran petugas yang berbaur dengan warga. Polres Kampar, bersama Satkamling setempat, tengah menggelar ronda bareng. Ini adalah bagian dari persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru, atau yang biasa disebut Nataru 2025/2026.
Pengecekan Pos Satkamling itu sendiri dipimpin langsung oleh Wakapolres Kampar, Kompol Andi Cakra Putra. Menurutnya, momen perayaan seperti ini harus diisi dengan hal-hal positif. Ia mengimbau warga Desa Ridan Permai untuk menjaga semangat toleransi dan saling menghargai. Apalagi, di tengah keberagaman yang ada.
"Kami berharap perayaan tahun baru kali ini diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan religius, guna menjaga kekhusyukan dan ketertiban di wilayah Kampar,"
kata Kompol Cakra, Sabtu (20/12/2025).
Nada serupa juga mengemuka soal euforia pergantian tahun. Polisi meminta masyarakat tidak merayakannya secara berlebihan, sejalan dengan arahan yang sudah diberikan Bupati Kampar. Kegiatan yang dimulai sejak pukul sembilan malam ini intinya sederhana: memantau kesiapsiagaan warga dan memberi motivasi untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Namun begitu, pembicaraan tak cuma soal keamanan dari tindak kriminal. Kompol Andi Cakra juga menyelipkan pesan tentang lingkungan. Ia bicara soal pentingnya harmoni dengan alam, menyinggung musibah bencana di Sumatera, dan mendorong program "Green Policing" yang digaungkan Kapolda Riau.
Artikel Terkait
Sepucuk Surat untuk Mama: Bocah 10 Tahun di Ngada Gantung Diri Diduga karena Tak Dibeli Buku
Surat Pilu untuk Ibu: Tragedi Anak Ngada yang Tak Bisa Beli Alat Tulis
Indonesia Dapat Lahan Eksklusif 60 Hektar di Dekat Kabah, Dilengkapi Terowongan ke Masjidil Haram
Sepucuk Surat untuk Mama Reti: Kisah Pilu Bocah SD di Ngada yang Tak Sempat Beli Buku Tulis