Di sisi lain, bencana alam yang pernah melanda Sumatera disebutnya sebagai pengingat yang keras. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bahwa menjaga alam adalah sebuah keharusan, bukan pilihan. Eksploitasi tanpa perhitungan hanya akan membawa petaka.
Gerakan ini, tegas Kawendra, juga seirama dengan pesan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Intinya, pembangunan harus punya visi jauh ke depan, tidak boleh asal jalan dan mengabaikan dampak lingkungan.
Harapannya jelas. Aksi di Lumajang ini bisa memantik semangat serupa di berbagai daerah lain. Kawendra pun secara khusus mengajak anak-anak muda untuk ambil bagian. Menjaga hutan dan lingkungan, baginya, adalah cara konkret mempersiapkan warisan berharga untuk Indonesia di masa yang akan datang.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Ekspor Mineral Kritis ke AS Wajib Olah Dalam Negeri
Pemkab Sukoharjo Beri Pembinaan ke Kades yang Tak Izinkan Salat Id Lebih Dulu
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026
Lille Kalahkan Marseille 2-1 di Velodrome, Persaingan Papan Atas Ligue 1 Makin Ketat