Di sisi lain, bencana alam yang pernah melanda Sumatera disebutnya sebagai pengingat yang keras. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bahwa menjaga alam adalah sebuah keharusan, bukan pilihan. Eksploitasi tanpa perhitungan hanya akan membawa petaka.
Gerakan ini, tegas Kawendra, juga seirama dengan pesan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Intinya, pembangunan harus punya visi jauh ke depan, tidak boleh asal jalan dan mengabaikan dampak lingkungan.
Harapannya jelas. Aksi di Lumajang ini bisa memantik semangat serupa di berbagai daerah lain. Kawendra pun secara khusus mengajak anak-anak muda untuk ambil bagian. Menjaga hutan dan lingkungan, baginya, adalah cara konkret mempersiapkan warisan berharga untuk Indonesia di masa yang akan datang.
Artikel Terkait
BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Sejumlah Daerah Saat Lebaran
Tottenham Tersungkur ke Zona Degradasi Usai Dibantai Nottingham Forest
Robinio Vaz Jadi Pahlawan, AS Roma Akhiri Tren Buruk dengan Kemenangan Tipis Atas Lecce
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brasil, Naik ke Peringkat Ketiga Klasemen