Rinciannya begini. Di GT Cengkareng yang mengarah ke Bandara Soetta, kenaikannya 3,43% menjadi 87.150 kendaraan. Sementara di GT Benda Utama, peningkatannya justru lebih signifikan, mencapai 7,24% dengan 34.242 kendaraan.
Lalu lintas ke arah Merak lewat GT Cikupa juga bertambah 3,09%. Sedangkan arus menuju Puncak via GT Ciawi 1 mengalami kenaikan yang lebih kecil, hanya 0,45%.
Nah, fenomena serupa ternyata tak cuma terjadi di Jabodetabek. Wilayah Jawa Barat juga ikutan ramai. Arus menuju Bandung dan Rancaekek naik 3,71%, sementara lalu lintas yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta malah melonjak lebih tinggi, yaitu 6,53%.
"Volume ke Bandung tercatat 78.416 kendaraan. Sedangkan yang keluar dari Bandung menuju Jakarta ada 65.083 kendaraan," ungkap Widiyatmiko lagi.
Jadi, buat yang punya rencana perjalanan, siap-siap saja. Gelombang mudik awal untuk menyambut Nataru tampaknya sudah benar-benar dimulai.
Artikel Terkait
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat hingga Petir di Hari Kedua Lebaran 2026
Estimasi Pajak Tahunan Honda Vario 125 Street di Jakarta Capai Rp 369 Ribu pada 2026
KPK Pindahkan Yaqut Cholil Qoumas ke Tahanan Rumah untuk Sementara
Agustinus Adisutjipto: Membangun Sayap Bangsa dari Pesawat Rongsokan Jepang