Kepolisian Republik Indonesia baru saja melakukan perombakan besar-besaran. Tak tanggung-tanggung, 1.086 perwira tinggi dan menengah Polri mengalami mutasi dan rotasi. Perubahan ini juga menyentuh sejumlah posisi penting di Polda Metro Jaya dan berbagai polres di bawahnya.
Semua itu resmi diatur dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2781/XII/KEP./2025. Dokumen itu sudah ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Anwar, sejak tanggal 15 Desember lalu.
Menanggapi hal ini, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan penjelasan.
"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Sabtu (20/12/2025).
Jadi, apa intinya? Menurutnya, langkah ini rutin dan bertujuan baik. Namun begitu, pergeseran di tubuh Polda Metro Jaya hingga tingkat kapolres tetap menarik perhatian. Berikut beberapa nama yang posisinya berubah.
Beberapa Pergeseran di Polda Metro Jaya
Kombes Rita Wulandari Wibowo, misalnya. Dia sebelumnya menjabat Kasubdit I Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri. Kini, dia ditugaskan sebagai Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya.
Lalu ada Kombes Joko Sadono. Posisinya sebagai Dirpolairud Polda Metro Jaya digantikan, dan ia berpindah menjadi Kasubdit Patroli Air di Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Sementara itu, kursi Dirpolairud yang ditinggalkannya untuk sementara diisi oleh Kombes Mustofa, yang sebelumnya memimpin Polres Metro Bekasi.
Di sisi lain, Kombes Yully Kurniawan tak lagi menjabat Dirsamapta. Ia beralih ke posisi Kabagopsnalev di Korsabhara Baharkam Polri. Posisi Dirsamapta yang kosong itu kemudian diisi oleh Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara.
Pergantian juga terjadi di tingkat perwira menengah. AKBP Fian Yunus, dari Wadirressiber, kini menjadi Penata Kebijakan Kapolri. AKBP Putu Kholis Aryana, yang semula Wadirreskrimum, mendapat tugas baru sebagai Kapolresta Malang Kota.
Mengisi kekosongan yang ditinggalkan Aryana, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dipindahkan dari Kapolres Malang untuk menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.
Terakhir, AKBP Dedy Anung Kurniawan. Dia berpindah dari Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri, menjabat Penyidik Tindak Pidana Madya.
Dengan begitu banyaknya perubahan, tampaknya tubuh Polri sedang menyiapkan formasi baru. Tujuannya jelas: lebih profesional dan lebih dekat lagi dengan masyarakat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Hakim MK dan Wamenkeu Hari Ini
Menteri PPPA Soroti Keterbatasan Layanan Perlindungan Anak Usai Bunuh Diri Pelajar SD di Ngada
Polisi Amankan 21 Karung Cacahan Uang Diduga Asli di TPS Liar Bekasi
Wanita Pelaku Penukaran Kartu Transjakarta Diserahkan ke Dinsos