Nama Puja Lestari kembali berkibar. Atlet panjat tebing asal Riau itu sukses mengharumkan Indonesia dengan menyabet medali emas di SEA Games 2025. Sebuah pencapaian yang sungguh membanggakan.
Prestasi gemilangnya langsung mendapat apresiasi dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Selain sebagai jenderal bintang dua, Herry juga aktif sebagai Wakil Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Dalam pertemuan di Pelalawan, Sabtu (20/12/2025), ia memuji perjuangan Puja yang berhasil menaklukkan nomor speed.
"Prestasi ini tidak datang secara instan," ujar Herry.
"Ini adalah buah dari disiplin tinggi, kerja keras di setiap detik pemanjatan, serta doa yang tidak pernah putus."
Menurutnya, keberhasilan Puja adalah bukti nyata masa depan cerah generasi muda Indonesia, khususnya Riau. Syaratnya, semangat juang, integritas, dan konsistensi harus terus dijaga.
"Teruslah menginspirasi dan tetap membumi. Indonesia dan Riau bangga pada kalian," imbuhnya.
Herry juga menekankan bahwa kemenangan ini bukan usaha perorangan. Ia menyebutnya sebagai hasil kerja kolektif. Dedikasi tim pelatih dan seluruh ofisial yang bekerja keras di balik layar dinilainya sebagai kunci utama. Mereka lah yang membina, mendampingi, dan memastikan atlet selalu dalam performa terbaik.
Di sisi lain, Puja sendiri mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Baginya, SEA Games 2025 adalah momentum penting. Bahkan, bisa dibilang sangat spesial.
"Pasti senang karena Puja diberi kesempatan," kata Puja.
"Ini SEA Games pertama dan terakhir Puja, sekaligus menjadi batu loncatan menuju Olimpiade Los Angeles 2028."
Jalan menuju emas itu tentu tidak mudah. Ia mengisahkan perjuangan panjang selama kurang lebih empat tahun menjalani pemusatan latihan nasional atau Pelatnas. Semua itu dijalaninya dengan penuh komitmen.
"Alhamdulillah, dengan tanggung jawab yang diberikan, Puja bisa mempersembahkan medali emas. Persiapan kami sudah empat tahun di Pelatnas," tuturnya.
Persiapan matang, disiplin tinggi, dan tanggung jawab terhadap program latihan menjadi resep suksesnya di arena pertandingan.
Tak lupa, ia pun menyampaikan pesan untuk atlet-atlet muda, khususnya di tanah kelahirannya, Riau. Pesannya jelas: prestasi sejati butuh proses, bukan keajaiban semalam.
"Tidak ada yang instan," pesannya tegas.
"Harus konsisten latihan, bangkit kalau jatuh, bertanggung jawab, dan jujur terhadap program pelatih serta jujur pada diri sendiri."
Artikel Terkait
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara hingga Keppres Pemindahan ke IKN Diterbitkan Presiden
BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026 Wave 2, Tawarkan Enam Jalur Spesialisasi bagi Lulusan S-1 dan S-2
Xi Peringatkan Trump: Kesalahan Langkah Soal Taiwan Bisa Picu Konflik Langsung AS-China
393 Calon Haji Kloter 31 Asal Sulsel dan Papua Diberangkatkan ke Tanah Suci, Empat Orang Batal Berangkat