Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, tak menutup kemungkinan untuk berperang melawan Venezuela. Dalam sebuah wawancara, dia dengan tegas menyatakan bahwa Washington tidak mengesampingkan opsi militer terhadap Caracas. Ini jelas mengirimkan sinyal keras ke seluruh dunia.
Memang, ketegangan antara Trump dan Nicolas Maduro sudah memanas luar biasa belakangan ini. Titik puncaknya adalah ketika AS mengerahkan armada laut besar-besaran di sekitar Venezuela dan memberlakukan blokade total untuk kapal-kapal tanker minyak negara itu. Situasinya benar-benar genting.
Nah, dalam wawancaranya dengan NBC News, Trump ditanya langsung soal potensi konflik bersenjata. Jawabannya singkat tapi penuh arti.
"Saya tidak mengesampingkannya, tidak," ujar Trump, seperti dilaporkan AFP dan Anadolu Agency, Sabtu lalu.
Meski begitu, dia enggan berterus terang apakah tujuannya adalah menggulingkan Maduro. Padahal, dalam kesempatan lain, Trump pernah mengatakan bahwa masa kekuasaan Presiden Venezuela itu tinggal "menghitung hari". Rupanya, dia lebih memilih bahasa yang samar.
"Dia tahu persis apa yang saya inginkan," kata Trump, sambil memberi isyarat soal rencana penyitaan lebih banyak kapal tanker minyak.
"Dia paham betul. Lebih dari siapa pun."
Artikel Terkait
KPK Tangkap Hakim di Depok dalam Operasi Tangkap Tangan
Mensos Gus Ipul Serukan Revitalisasi Gerakan Peduli Tetangga Pasca Tragedi Siswa SD di NTT
PM Albanese Tiba di Jakarta, Siap Teken Traktat Keamanan Bersama dengan Indonesia
Megawati Ungkap Kekhawatiran Bersama Paus Fransiskus Soal Pemanasan Global