Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim militer AS telah melaksanakan aksi pembalasan yang "sangat serius" di Suriah. Targetnya adalah kelompok radikal Islamic State (ISIS). Gerakan ini disebut sebagai respons atas serangan mematikan yang merenggut nyawa tiga warga Amerika.
Dalam sebuah postingan di Truth Social, Sabtu (20/12/2025), Trump tak ragu menunjukkan sikap kerasnya. "Dengan ini saya umumkan, Amerika Serikat telah melancarkan pembalasan yang sangat serius seperti janji saya kepada para teroris pembunuh yang bertanggung jawab," ujarnya.
Menurutnya, serangan itu difokuskan pada benteng-benteng ISIS di Suriah. Ia menggambarkan wilayah itu sebagai tempat yang "berlumuran darah" dan penuh masalah. Namun begitu, Trump tetap optimis. Katanya, masa depan daerah itu bisa cerah kalau ISIS berhasil diberantas.
Hal menarik, Trump juga menyebut pemerintah Suriah mendukung penuh operasi ini. Pernyataan itu tentu saja menarik perhatian banyak pihak, mengingat hubungan kedua negara yang kerap diwarnai ketegangan.
Artikel Terkait
Warga Swiss Ditahan di Bali Usai Hina Hari Raya Nyepi di Media Sosial
Satgas Damai Cartenz Korbankan Mudik Lebaran untuk Jaga Stabilitas di Kiwirok
Trump Bagikan Video Sketsa yang Perlihatkan PM Inggris Starmer Ketakutan Terima Teleponnya
Restoran Cibiuk di Garut Jadi Favorit Pemudik, Omzet Naik 50% Jelang Lebaran