Api melahap sebuah rumah dan kios di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis malam lalu. Lima nyawa tak terselamatkan dalam peristiwa tragis itu.
Menurut keterangan yang dihimpun, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul delapan lebih sepuluh malam, tepatnya di Jalan Lindung Blok R3, Pejagalan. Lokasinya padat penduduk. Pemicunya diduga kuat berasal dari pengisian daya baterai mobil listrik. Namun begitu, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.
Lima Jiwa Melayang dalam Sekejap
Dua bangunan satu rumah tinggal dan satu toko aksesoris hangus tak bersisa. Korban jiwa berjatuhan.
Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Adi Wijaya, membenarkan hal itu dalam keterangannya di hari Jumat.
"Benar terjadi kebakaran rumah dan tempat yang dipergunakan untuk usaha toko online aksesoris pernak-pernik mote, dan banyak barang-barang berbahan plastik lainnya," ujarnya.
Para korban baru bisa dievakuasi keesokan paginya, sekitar pukul setengah sembilan. Mereka terjebak semalaman di dalam reruntuhan. Kelimanya adalah:
1. Bunhui, perempuan, 56 tahun.
2. Tiong A Moi, perempuan, 70 tahun.
3. Natilia, perempuan, 24 tahun.
4. Gisel, perempuan, 7 tahun.
5. Seorang baby sitter yang identitasnya belum terungkap.
Perjuangan Semalaman di Titik Nol
Api memang berhasil dikendalikan sekitar pukul sebelas malam oleh sepuluh unit pemadam. Tapi pekerjaan belum selesai. Proses pendinginan berlangsung alot, semalaman suntuk.
Hingga pukul enam pagi, kepulan asap hitam masih terlihat mengepul dari lokasi. Petugas masih siaga, memastikan tidak ada bara yang tersisa. Suasana mencekam masih jelas terasa di sekitar lokasi kejadian.
Para korban, sayangnya, sudah ditemukan tak bernyawa. Mereka terjebak di dalam saat api berkobar dengan hebatnya.
Artikel Terkait
Prabowo Perintahkan Pembangunan Desa Nelayan di Pulau Miangas, Target Rampung Lima Bulan
Presiden Prabowo Joget Bersama Warga di Pulau Miangas Usai Tinjau SMKN 2 Talaud
Patroli Gabungan Brimob dan Polres Metro Jakarta Timur Bubarkan Balap Liar, Amankan Tujuh Motor
Pencarian Tiga Pendaki di Gunung Dukono Terkendala Aktivitas Vulkanik Tinggi, Dua WNA Terpantau di Dekat Kawah