Sebuah jet pribadi jatuh di North Carolina, Amerika Serikat. Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa seluruh penumpangnya tujuh orang, tewas semuanya.
Sheriff Darren Campbell mengonfirmasi kabar buruk itu pada Jumat lalu. "Total ada tujuh orang di dalam pesawat, semuanya tewas," ujarnya.
Menurut informasi dari Patroli Jalan Raya setempat, pesawat itu sempat lepas landas. Namun, tak lama kemudian, jet berbalik arah dengan maksud mendarat kembali. Sayangnya, manuver itu gagal dan pesawat akhirnya jatuh. Penerbangan itu sendiri berangkat dari Bandara Statesville, yang terletak di sebelah utara Charlotte.
Di antara korban jiwa, ada nama yang cukup dikenal: mantan pembalap NASCAR, Greg Biffle. Ia tewas bersama sang istri, Cristina Grossu Biffle, dan kedua anak mereka. Sungguh sebuah keluarga yang turut menjadi korban.
Kabar duka ini langsung mengguncang banyak kalangan. Richard Hudson, anggota parlemen dari Partai Republik yang juga merupakan teman dekat keluarga Biffle, menyampaikan duka citanya lewat media sosial.
"Saya sangat terpukul atas kehilangan Greg, Cristina, dan anak-anak mereka. Hati saya bersama semua orang yang mencintai mereka," tulis Hudson. "Mereka adalah teman yang menjalani hidup dengan fokus membantu orang lain."
Sementara itu, proses penyelidikan segera dimulai. Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah mengumumkan akan mengerahkan tim khusus ke lokasi kejadian. Mereka diperkirakan tiba di sana pada malam hari kejadian. Tugas mereka nanti: mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik musibah ini.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Kembangkan Tambak 47 Hektare untuk Pasokan Gizi dan Pemberdayaan Warga
AS Konfirmasi Perundingan Nuklir dengan Iran Tetap Berlangsung di Muscat
Warga Gugat UU Sumatera Selatan ke MK, Minta Penulisan Sesuai KBBI
Bareskrim Ungkap Peredaran Obat Keras Berkedok Warung Jajanan di Bogor