Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sudah berjanji. Begitu pemerintah pusat menetapkan aturannya, Pemprov DKI akan segera mengumumkan angka Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026. Dan ya, angkanya dipastikan bakal naik.
"Bismillah, Jakarta selesai lebih dari itu, lebih cepat," tegas Pramono di Balai Kota, Rabu lalu.
Soal besaran kenaikannya? "Pasti ada kenaikan. Karena alpha-nya ada range-nya, tinggal disesuaikan dengan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan sebagainya," lanjutnya.
Menurutnya, laporan dan arahan dari pusat sudah diterima. Posisi Pemprov DKI sekarang adalah mencari titik tengah yang adil. Pramono berjanji tidak akan memihak secara berlebihan.
"Pemerintah DKI Jakarta akan menjadi juri yang adil bagi buruh dan juga pengusaha. Saya sudah meminta agar segera diadakan rapat, kita tidak boleh terlambat," ujarnya.
Intinya, semua formula dan rentang angkanya sudah jelas terpampang. Tinggal bagaimana caranya menemukan kesepakatan di dalam rentang itu. "Angkanya kan sudah ada range-nya, tinggal di range itu kita cari jalan keluar antara pengusaha dengan buruh," jelas Pramono.
Artikel Terkait
Megawati Bicara Kepemimpinan Perempuan di Forum Bergengsi Abu Dhabi
Megawati Sambut Ajakan Spesial ke Museum Zayed Saat Kunjungan di Abu Dhabi
Pencarian Intensif di Kali Bekasi untuk Pria yang Tercebur Saat Tebang Pohon
Pekerja Renovasi Jembatan Rumpin Hilang Tercebur ke Sungai Cisadane