Kondisi fisik dan psikis siswi berinisial AI (12) saat ini dinyatakan baik. Perlu diingat, ia adalah anak kelas 6 SD yang diduga terlibat dalam kasus meninggalnya ibu kandungnya, F (42), di Medan beberapa waktu lalu. Meski begitu, pihak berwenang tak main-main dalam menanganinya.
AI mendapatkan pendampingan yang intens. Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan hal itu melibatkan banyak pihak, dari Dinas Perlindungan Anak hingga instansi terkait lain. Pantauan kesehatan fisiknya dilakukan rutin setiap hari.
"Sampai saat ini, Puji Tuhan, kondisinya sehat, kita cek setiap hari,"
kata Calvijn saat ditemui di Bea Cukai Medan, Rabu lalu.
Di sisi lain, kebutuhan lain untuk AI juga tak diabaikan. Polisi tetap memastikan ia mendapat dukungan pendidikan dan psikologis yang sesuai usianya. Sekolah memang sedang libur, tapi mereka menyiapkan beragam aktivitas pengganti.
"Kami memberikan edukasi-edukasi, permainan-permainan anak yang didampingi oleh pendamping. Kegiatan menggambar, menulis, hal-hal seperti itu,"
ujar Calvijn menjelaskan. Intinya, secara psikologis dan pendidikan, upaya pemenuhan kebutuhan itu berjalan.
Lalu bagaimana dengan kondisi kejiwaannya? Calvijn menyebut secara kasat mata, semuanya tampak baik-baik saja. Namun begitu, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan final. Mereka masih menunggu laporan resmi dan hasil asesmen mendalam dari tim psikolog.
"Kita tunggu hasil tim psikolog secara tertulis. Secara empiris dikatakan kondisinya baik, sehat. Tapi kami tetap butuh data verifikasi dan asesmen terpadu untuk memastikan,"
tutupnya.
Artikel Terkait
Ratusan Pedagang Pasar Angke Diwajibkan Pilah Sampah Sebelum Dibuang
Polisi Bekuk Dua Pelaku Pencurian Kabel Fiber Optik di Gudang Serang, Tiga Buron
JPU Pertanyakan Independensi Mantan Ketua BPK Agung Firmansyah sebagai Ahli dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook
Macron Kecam Serangan di Selat Hormuz yang Lukai Awak Kapal Prancis