Lalu, berapa sih angka penghematan konkretnya? Prabowo lantas menunjuk langsung Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang hadir di tempat.
Bahlil menyebut angkanya: sekitar Rp 520 triliun.
"Rp 520 triliun," ulang Prabowo. "Bayangkan kalau bisa kita potong setengah, apalagi kita bisa potong Rp 500 triliun."
Nah, uang yang dihemat itu nantinya tidak akan mengendap di pusat. Prabowo punya rencana lain. Ia menyebut setiap kabupaten berpeluang mendapatkan alokasi dana hingga Rp 1 triliun dari hasil penghematan tadi.
Kalau itu terwujud, dampaknya bisa luar biasa. "Bayangkan kita jadi negara kaya apa," katanya penuh keyakinan. "Ini bisa kita lakukan. Potensi ada, rencana ada, dan kita akan buktikan."
Pidato itu jelas ingin menyuntikkan semangat. Target swasembada lima tahun memang berat, tapi Prabowo berusaha meyakinkan bahwa jalan menuju ke sana sudah terlihat.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Bandara Soetta Tambah 735 Penerbangan
Golkar Desak Kajian Mendalam Sebelum WFH untuk Hemat BBM Diterapkan
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Rumah Sakit, 400 Orang Tewas
Polisi Kembalikan Mobil dan Kambing Hasil Perampokan Sadis ke Pasangan Lansia di Cileungsi