Pos Indonesia Buka Jalur Baru Pencairan BLT Kesra Rp 900 Ribu

- Selasa, 16 Desember 2025 | 15:35 WIB
Pos Indonesia Buka Jalur Baru Pencairan BLT Kesra Rp 900 Ribu

Penyaluran BLT Kesra 2025 masih terus bergulir. Nah, untuk mempercepat distribusi, pemerintah kini melibatkan Pos Indonesia sebagai penyalur tambahan. Jadi, selain melalui bank, warga punya opsi lain.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @posindonesia.ig, Pos Indonesia mengumumkan bahwa tahap akhir penyaluran bersama mereka sudah dimulai sejak 18 Desember 2025 lalu.

"Silakan kunjungi kantor pos terdekat untuk mencairkan BLT Kesra," tulis pernyataan itu.

Bagi yang belum tahu, besaran bantuannya sendiri mencapai Rp 900.000. Angka itu diberikan sekali bayar, menanggung periode Oktober sampai Desember tahun ini. Sasaran utamanya adalah masyarakat dari Desil 1 hingga 4, berdasarkan data DSEN.

Gimana Sih Cara Cek Penerimanya?

Nah, buat kamu yang penasaran termasuk penerima atau tidak, caranya cukup mudah lewat handphone. Tidak perlu ribet.

Pertama, Lewat Situs Kemensos

Coba buka laman cekbansos.kemensos.go.id. Isi semua kolom wilayah sesuai data KTP-mu, lalu ketik nama lengkap. Jangan lupa masukkan kode verifikasi yang muncul ini penting untuk keamanan. Terakhir, klik "Cari Data". Nanti, kalau dapat, semua detail bantuan akan muncul di layar.

Kedua, Pakai Aplikasi "Cek Bansos"

Kalau lebih suka lewat aplikasi, unduh saja "Cek Bansos" dari Kemensos. Setelah di-install, login atau daftar dulu. Pilih menu "Cek Bansos", masukkan data tempat tinggal dan nama, lalu verifikasi. Tinggal klik "Cari Data" dan informasi pun keluar.

Dua Jalur Pencairan yang Tersedia

Secara umum, penyaluran BLT Kesra ini berjalan lewat dua pintu: Bank Himbara dan tentu saja, Pos Indonesia. Masing-masing punya alurnya sendiri.

Kalau Lewat Bank Himbara

Dana Rp 900.000 itu akan ditransfer langsung ke rekening penerima. Cara cairnya gampang: bisa lewat ATM bank Himbara mana saja seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BTN. Atau, kalau mau ke teller langsung, bawa saja Kartu KKS dan KTP asli.

Kalau Lewat Pos Indonesia

Mekanismenya agak berbeda. Penerima biasanya dapat surat undangan dulu, baik dari petugas desa maupun kurir Pos. Surat itu berisi jadwal dan lokasi pencairan, bisa di kantor pos atau balai desa. Saat datang, jangan lupa bawa KTP asli dan surat undangannya. Kabar baiknya, bagi warga lansia atau penyandang disabilitas, petugas Pos siap datang langsung ke rumah. Jadi tidak perlu antre.

Intinya, prosesnya masih berjalan. Bagi yang merasa berhak tapi belum mendapat surat atau informasi, cek secara mandiri lewat cara-cara di atas. Semoga membantu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar