"Tersangka melempar anak korban yang sedang digendong ke arah lantai hingga bagian kepala anak korban terbentur," beber Bambang menjelaskan kronologi keji itu.
Benturan keras itu mengakibatkan pendarahan serius di kepala bayi malang tersebut. Keluarga pun panik dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Sayangnya, pertolongan datang terlalu lambat. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa sang bayi tak tertolong lagi. Ia meninggal karena pendarahan di kepalanya.
Menyadari besarnya kejadian ini, keluarga akhirnya memutuskan melaporkan IS kepada polisi. Kini, sang ayah harus berhadapan dengan hukum atas tindakannya yang tak terpuji itu.
Artikel Terkait
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions
Menhub Prediksi Puncak Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan 18-19 Maret
Pria Diamankan Usai Coba Mencuri di Masjid Istiqlal Saat Iktikaf
Iran Akui Ali Larijani, Pejabat Keamanan Senior, Tewas dalam Serangan Israel