Lalu bagaimana ke depannya? BMKG memprediksi siklon ini masih bisa berbalik arah dan mendekat lagi. Karena itu, pantauan ketat akan dilakukan selama dua hingga tiga hari ke depan. Harapannya jelas: semoga tidak sampai masuk atau terlalu dekat.
"Kami akan pantau terus dinamikanya," tutur Faisal. "Harapannya tidak masuk hingga mendekat lagi yang akan memengaruhi curah hujan."
Selain Bakung, dua bibit siklon lain juga terpantau, yaitu 93S dan 95S. Jadi, meski satu tampak menjauh, ancaman dari laut belum benar-benar berakhir. Cuaca ekstrem masih mungkin terjadi, dan BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi terbaru.
Artikel Terkait
Polisi Tutup Kasus Kematian Lula Lahfah: Tak Ada Unsur Pidana
Operasi Pekat Jaya 2026 Bubarkan Balap Liar dan Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur
Porsche Cayenne Pakai Plat Palsu Kemhan, Sopir Bukan Pegawai Negara
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Empat Pesawat Siaga Hadapi Puncak Hujan