Lalu bagaimana ke depannya? BMKG memprediksi siklon ini masih bisa berbalik arah dan mendekat lagi. Karena itu, pantauan ketat akan dilakukan selama dua hingga tiga hari ke depan. Harapannya jelas: semoga tidak sampai masuk atau terlalu dekat.
"Kami akan pantau terus dinamikanya," tutur Faisal. "Harapannya tidak masuk hingga mendekat lagi yang akan memengaruhi curah hujan."
Selain Bakung, dua bibit siklon lain juga terpantau, yaitu 93S dan 95S. Jadi, meski satu tampak menjauh, ancaman dari laut belum benar-benar berakhir. Cuaca ekstrem masih mungkin terjadi, dan BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi terbaru.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka