Mereka menambahkan bahwa insiden ini sedang dalam proses peninjauan.
Ini bukan kasus pertama. Sejak perang Gaza meletus, ketegangan di Tepi Barat nyaris tak pernah reda. Padahal, gencatan senjata antara Israel dan Hamas sebenarnya sudah berlaku sejak Oktober lalu. Tapi di lapangan, situasinya tetap panas dan berdarah.
Angkanya cukup mencengangkan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina yang dihimpun AFP, lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat. Korban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari militan hingga puluhan warga sipil biasa. Serangan itu dilakukan baik oleh pasukan maupun pemukim Israel.
Di sisi lain, setidaknya 44 warga Israel juga menjadi korban. Mereka tewas dalam berbagai serangan atau operasi militer, menurut catatan resmi pemerintah Israel. Konflik ini, seperti biasa, meninggalkan duka di kedua belah pihak.
Artikel Terkait
Menag Perkirakan Jemaah Salat Id di Istiqlal Capai Lebih dari 500 Ribu Orang
Wapres Maruf Amin: Kelola Perbedaan Jadi Simfoni, Jangan Sumber Konflik
Silaturahmi Idulfitri: JK, Anies, dan Mahfud Satu Saf Salat di Al Azhar
Kemacetan Panjang Landa Tol Jagorawi, Volume Kendaraan Meningkat Jadi Pemicu