Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan langkah-langkah konkret Polri menanggapi bencana di tiga provinsi. Ruang sidang yang hening menyimak penjelasan rinci tentang upaya yang telah digerakkan.
“Kekuatan personel Polri yang kita deploy 10.999 personel di mana kita bagi di Polda Aceh, Polda Sumut, dan Polda Sumbar,” ujar Sigit.
Angka itu bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada ribuan anggota yang tersebar di lokasi-lokasi terdampak, berjibaku membantu evakuasi dan distribusi bantuan. Sigit menekankan, selain personel, Polri juga mengerahkan tim khusus.
“Demikian juga kita menyiapkan tim DVI dan identifikasi untuk penanganan jenazah korban yang meninggal kemudian tim trauma healing,” tambahnya.
Tak berhenti di situ. Menurut Sigit, tim siaga Brimob sudah siap dikirim sebagai tambahan jika diperlukan. Lalu, ada pula peralatan pendukung yang tak kalah vital. Mulai dari kapal untuk mengangkut logistik, anjing pelacak (K9), hingga armada udara.
“Pesawat kita gunakan ada heli tiga di Aceh, kemudian di sumut ada dua pesawat Fokker dan CN serta empat heli,” paparnya.
Artikel Terkait
Menu Bergizi Berujung Petaka, 132 Siswa di Manggarai Barat Keracunan Massal
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan