Jakarta - Puncak arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru tahun depan sudah dipetakan oleh Polri. Komjen Dedi Prasetyo selaku Wakapolri membeberkan prediksinya usai menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, Senin (15/12/2025) kemarin.
Menurut Dedi, gelombang tertinggi pemudik diperkirakan terjadi pada dua tanggal. "Yaitu tanggal 20 dan 24 Desember 2025," ujarnya.
Lalu kapan arus baliknya? Puncaknya diprediksi jatuh di tanggal 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026. "Itulah yang kami antisipasi dari sekarang," tambahnya.
Nah, untuk menghadapi itu semua, Polri sudah menyiapkan sejumlah skenario. Berbagai rekayasa lalu lintas akan diterapkan, mulai dari yang biasa seperti ganjil-genap, hingga contraflow dan sistem satu arah atau one way. Tujuannya cuma satu: agar perjalanan masyarakat lebih lancar.
Namun begitu, rencana secanggih apa pun percuma kalau masyarakat tidak tahu. Makanya, sosialisasi akan digencarkan.
Artikel Terkait
Politiser Tertipu Rp 226 Juta, Perempuan 72 Tahun Dituntut 2 Tahun Bui
Iran Tegaskan Siap Perang, Tapi Pintu Negosiasi dengan AS Masih Terbuka
Golkar Buka Peluang Bahas Usulan PAN Hapus Ambang Batas Parlemen
Aceh Beralih ke Fase Pemulihan, Gubernur Mualem Beri Instruksi Ketat