Setelah lebih dari dua pekan, upaya pencarian Ipda Angga Mufajar akhirnya dihentikan. Personel Polda Riau itu hilang terseret banjir bandang di Jembatan Kembar, Padang Panjang, Agam, pada akhir November lalu. Operasi gabungan yang melibatkan Polda Riau dan Polda Sumatera Barat tak lagi dilanjutkan karena tidak ada tanda-tanda signifikan yang ditemukan.
Kombes Asep Dermawan, Direktur Reskrimum Polda Riau, mengonfirmasi penghentian ini.
"Benar, karena sudah 14 hari lebih pencarian tidak menunjukkan adanya tanda-tanda yang signifikan," ujarnya, Senin (15/12/2025).
Banjir bandang yang melanda pada Kamis, 27 November 2025, memang ganas. Material longsor dan banjir yang menumpuk mencapai ketinggian tujuh meter, membuat proses pencarian jadi sangat sulit. Tim gabungan sudah mengerahkan segala cara. Mereka menelusuri aliran sungai, membongkar tumpukan bebatuan, bahkan menggali tanah. Tak lupa, drone juga diterbangkan untuk memperluas jangkauan pandang.
Artikel Terkait
Jokowi Siap Turun Gunung Demi Kemenangan PSI
Pasca-Bencana, Sumbar Bangkit dengan Desain Permanen
Stadion GHAS Padang Siap Direhab Total, Semen Padang Siap Jadi Tim Musafir
Jokowi Sambut Rakernas PSI dengan Passapu dan Tarian Bugis di Makassar