Asap tebal masih mengepul di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pagi ini. Kebakaran yang terjadi di pasar buah terbesar itu langsung berimbas pada arus lalu lintas di sekitarnya, yang langsung macet total.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul sembilan lebih sepuluh menit, kemacetan parah terlihat memanjang di Jalan Raya Jakarta-Bogor. Kendaraan terjebak berjam-jam, terutama di turunan Flyover Pasar Rebo untuk yang datang dari arah Depok menuju Jakarta. Situasi serupa juga terjadi di lajur sebaliknya. Semua kendaraan terpaksa melambat, bahkan berhenti, saat mendekati lokasi pasar karena aktivitas pemadaman yang masih berlangsung.
Menurut Kasie Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, titik api berasal dari area kios buah. “Objek terbakar: kios buah,” jelasnya via telepon, Senin (15/12). Berapa tepatnya jumlah kios yang dilalap si jago merah, masih dalam pendataan.
Laporan pertama masuk ke petugas Damkar cukup pagi, yakni pukul 07.24 WIB. Merespon laporan itu, tidak tanggung-tanggung, 19 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi bencana. “Pengerahan personel 95,” tambah Abdul Wahid.
Upaya mereka tak sia-sia. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, kobaran api berhasil dikendalikan. Abdul menyebut api sudah dapat dilokalisir dan dinyatakan padam sekitar pukul 08.06 WIB. Meski begitu, suasana belum benar-benar normal. Petugas masih sibuk melakukan pendinginan di titik-titik yang rawan, memastikan api tidak muncul kembali dari sisa-sisa bara.
Di sisi lain, kemacetan masih jadi cerita sendiri. Pengendara yang terjebak antrean panjang harus bersabar ekstra. Rupanya, penanganan kebakaran di pusat perbelanjaan buah sebesar ini memang punya efek domino yang langsung terasa, setidaknya hingga berita ini diturunkan.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Salinan 709 Dokumen Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Lubang Kembali Muncul di Jalan Gatot Subroto, Warga Soroti Perbedaan Material Jalan
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin Tersangka Suap Restitusi Pajak Rp 48 Miliar
Menteri Fadli Zon Resmikan Pameran, Cikal Bakal Museum Pajajaran di Bogor