Suasana tegang masih menyelimuti perbatasan Kamboja dan Thailand. Konflik bersenjata yang berkepanjangan itu, rupanya, malah kian meluas. Kini, pertempuran dilaporkan merembet ke wilayah pesisir yang juga jadi rebutan kedua negara.
Di tengah situasi yang memanas, muncul kabar dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengklaim kedua negara tetangga itu sepakat untuk menghentikan baku tembak. Menurutnya, perdamaian sudah di depan mata.
"Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet," tulis Trump.
Dia menjelaskan, pembicaraan itu menyangkut konflik lama yang kembali berkobar di antara mereka.
Inti dari klaim Trump sederhana: kedua pihak setuju untuk menghentikan semua penembakan. Mereka juga disebut akan kembali mematuhi perjanjian perdamaian awal yang dibuat sebelumnya, tak lepas dari bantuan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Trump pun menyampaikan terima kasihnya kepada Anwar.
Artikel Terkait
Jokowi Siap Turun Gunung Demi Kemenangan PSI
Pasca-Bencana, Sumbar Bangkit dengan Desain Permanen
Stadion GHAS Padang Siap Direhab Total, Semen Padang Siap Jadi Tim Musafir
Jokowi Sambut Rakernas PSI dengan Passapu dan Tarian Bugis di Makassar