Dua Tewas dalam Insiden Penembakan di Universitas Brown
Suasana mencekam menyelimuti kampus Universitas Brown setelah sebuah penembakan terjadi Sabtu malam lalu. Insiden berdarah ini, sayangnya, memakan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara delapan lainnya mengalami luka-luka parah.
Wali Kota Providence, Brett Smiley, mengonfirmasi kabar duka itu. Suaranya terdengar berat saat memberikan pernyataan.
"Saya dapat memastikan bahwa ada dua orang yang meninggal dan ada delapan orang lainnya dalam kondisi kritis," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku penembakan masih berkeliaran. Mereka belum berhasil ditangkap. Pencarian intensif dilakukan oleh aparat keamanan di sekitar area kampus dan kota Providence, Rhode Island.
Menurut Wakil Kepala Kepolisian setempat, Tim O'Hara, petugas tengah mengerahkan segala upaya. "Kami menggunakan semua sumber daya yang ada untuk menemukan tersangka ini," tegas O'Hara.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun, pelaku dideskripsikan mengenakan pakaian serba hitam. Bagaimana dia bisa masuk ke area kampus masih menjadi tanda tanya besar bagi penyelidik. Namun begitu, ada petunjuk bahwa pelaku kemungkinan melarikan diri melalui sisi Jalan Hope.
"Saat ini kami belum menahan pelaku penembakan," tambah Wali Kota Smiley, menggarisbawahi bahwa operasi penyergapan masih terus berlangsung.
Kampus yang biasanya ramai dengan aktivitas akademik itu kini sunyi, digantikan oleh kepulan kesedihan dan rentetan sirene polisi. Masyarakat pun menunggu dengan cemas kabar lanjutan dari pihak berwajib.
Artikel Terkait
Pelajar SMK di Samarinda Meninggal Akibat Sepatu Terlalu Kecil, Keluarga Terkendala Ekonomi
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Rangkaian Libur Akhir Pekan Panjang Terbentuk
Kecelakaan Maut di Ciseeng: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Pikap
PSI Tak Akan Beri Bantuan Hukum Institusional untuk Grace Natalie, Sebut Kasusnya Urusan Pribadi