Seorang siswa SDN Kalibaru 01 Pagi di Jakarta Utara masih berjuang di ruang ICU. Ia adalah korban dari insiden ditabrak mobil pengantar menu makan bergizi gratis yang terjadi di lingkungan sekolah. Kondisinya dilaporkan serius.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, memberikan keterangan di Cilincing pada Kamis lalu. Ia mengonfirmasi situasi para korban.
"Untuk yang dirawat di Rumah Sakit Koja, ada satu orang yang kemungkinan lukanya berat dan masih di ICU. Tiga korban lainnya sudah sadar dan sedang menjalani perawatan," jelas Erick.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung sangat cepat. Saat itu, para siswa sedang asyik melakukan aktivitas di lapangan sekolah. Tiba-tiba saja, mobil itu masuk dan menyebabkan kecelakaan.
Rekaman CCTV sekolah pun mengabadikan mencekam itu. Erick menyebutkan, pihaknya masih akan menganalisis rekaman tersebut lebih mendalam. "Dari tayangan yang kami lihat, mobil masuk tiba-tiba saat anak-anak ada di lapangan. Kronologi pastinya masih kami dalami," ujarnya.
Korban jiwa tidak hanya satu. Secara total, ada 19 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka terpaksa dirawat di dua tempat berbeda: RSUD Cilincing dan RSUD Koja.
Suasana di lokasi kejadian, tentu saja, sempat panik. Guru-guru dan warga sekitar langsung bergerak memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis tiba. Kini, perhatian tertuju pada pemulihan korban, terutama siswa yang masih kritis itu.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi