Bahlil Minta Kader Golkar Siapkan Payung Sebelum Bencana Datang

- Kamis, 11 Desember 2025 | 00:40 WIB
Bahlil Minta Kader Golkar Siapkan Payung Sebelum Bencana Datang

Partai Golkar baru saja merampungkan Bimbingan Teknis Tahap II untuk anggotanya di DPRD provinsi dan kota/kabupaten. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum partai, Bahlil Lahadalia, yang menyempatkan diri memberikan pesan khusus kepada para kadernya. Intinya, dia mendorong mereka untuk lebih serius memikirkan langkah-langkah antisipasi bencana di wilayah masing-masing.

Menurut Bahlil, persiapan adalah kunci. "Contoh, urusan bencana. Jadi, daerah-daerah ini mulai berpikir kalau ada langkah-langkah antisipatif, kalau kemudian itu terjadi, apa yang harus dilakukan," ujarnya di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu lalu.

Pesan itu dia sampaikan bukan tanpa alasan. Indonesia, seperti kita tahu, rawan bencana. Karena itu, Bahlil menekankan pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan. Dia ingin semua kader, terutama yang bertugas di daerah, benar-benar paham prosedur mitigasi.

"Jadi jangan sampai sudah hujan baru kita semua kelabakan. Jadi ini sebelum hujan kita siapkan payung," katanya lagi, menggambarkan situasi yang sering terjadi.

Dia melanjutkan, "Karena ini kan sudah pengalaman nih, kita ingin daerah dan ini berpotensi untuk daerah mana saja. Tapi karena itu kita harus siap, ketika terjadi bencana, kita kader Golkar yang ada di parlemen maupun di eksekutif sudah bisa mengetahui apa yang harus dilakukan."

Di sisi lain, tak hanya teori, aksi nyata juga ditunjukkan. Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengungkapkan bahwa partainya telah berhasil mengumpulkan donasi cukup besar untuk korban bencana di Sumatera. Jumlahnya mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

"Sudah barang tentu ini juga sebagai forum konsolidasi, dan tadi kita juga melakukan gotong royong untuk kita sumbang bencana," jelasnya.

Dia tampak mengapresiasi semangat para kadernya. "Alhamdulillah tadi terkumpul sekitar Rp 3 miliar lebih tambah, untuk kita sumbang ke saudara-saudara kita yang ada di sana," tutup Bahlil.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar