AKBP Andri Kurniawan: Penjaga Stabilitas Wisata Pangandaran yang Diganjar Penghargaan
Suasana di Hotel Salak The Heritage, Bogor, Rabu (10/12/2025) lalu, cukup meriah. Di tengah acara itu, Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan naik ke panggung. Ia menerima langsung penghargaan detikJabar Awards 2025 untuk kategori Tokoh Pelindung Stabilitas dan Kondusivitas Wisata dari Direktur Transmedia, Latif Harnoko. Penghargaan ini bukan datang tiba-tiba, melainkan buah dari kerja keras menjaga iklim pariwisata Pangandaran yang aman dan nyaman.
Menurut sejumlah saksi, prestasinya memang layak diapresiasi. Di bawah kepemimpinannya, Polres Pangandaran cukup aktif memberantas berbagai persoalan. Salah satunya yang sempat ramai adalah kasus tiket palsu. Polisi tak tinggal diam, mereka langsung turun tangan melakukan penyelidikan untuk menghentikan praktik kecurangan itu.
"Alhamdulillah acara ini berjalan baik," ujar Andri usai menerima piala.
Dia melanjutkan, "Saya berterima kasih. Penghargaan ini, jujur saja, jadi motivasi besar buat kami untuk terus menjalankan tugas di daerah wisata seperti Pangandaran."
Lulusan Akpol 2006 ini ternyata juga punya sejumlah terobosan. Inovasinya cukup unik: mendirikan ‘warung ojol kamtibmas’. Lokasinya strategis, tak jauh dari gerbang masuk Pantai Pangandaran. Warung ini bukan sekadar tempat istirahat, tapi jadi titik kumpul untuk meningkatkan sinergi menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di kawasan wisata yang ramai itu.
Di sisi lain, upaya menjaga keamanan turis juga membuahkan hasil nyata. Pernah ada kasus pencurian sepeda motor milik turis asing. Nah, dalam waktu yang terhitung singkat hanya lima jam pelakunya sudah berhasil diamankan. Cepat sekali tindakannya.
detikJabar Awards 2025 sendiri merupakan bentuk apresiasi untuk figur, komunitas, dan program di Jawa Barat yang dinilai inspiratif dan memberi dampak nyata. Tahun ini ada lima kategori penghargaan: Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Lembaga/Penggerak Terdepan, Anugerah Figur Akselerator, dan Anugerah Adiluhung.
Jadi, penghargaan untuk AKBP Andri ini memang punya alasan kuat. Bukan sekadar formalitas, tapi pengakuan atas kerja lapangan yang sering tak terlihat, namun sangat terasa dampaknya bagi para wisatawan dan masyarakat Pangandaran.
Artikel Terkait
Menhub Pastikan Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Dipercepat
Empat Tewas dalam Tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung
Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Kereta Purwojaya Tertahan Lebih Dua Jam di Stasiun Jatinegara Akibat Tabrakan di Bekasi Timur