Suasana di Warung Literasi Balikpapan Rabu lalu terasa hangat dan santai. Di sana, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho duduk bercengkerama dengan sejumlah driver ojek online. Kegiatan bertajuk 'Polantas Menyapa' itu lebih mirip obrolan antar kawan ketimbang acara resmi. Irjen Agus dengan cermat mendengarkan setiap masukan dan keluhan yang dilontarkan para pengemudi.
Pertemuan yang digelar pada 10 Desember 2025 itu memang punya tujuan khusus. Agus ingin melihat langsung bagaimana inovasi Polda Kaltim, yaitu Kedai dan Bengkel Ojol Kamtibmas, berjalan di lapangan. Dan hasilnya? Dia mengaku cukup terkesan.
"Inovasi Kedai Ojol Kamtibmas ini sangat baik," ujar Irjen Agus.
"Para ojol diberi ruang untuk ngopi bersama Polri pada jam-jam tertentu. Ini menjadi sarana komunikasi yang hangat dan menumbuhkan kedekatan."
Tak cuma tempat nongkrong, ada juga bengkel servis motor khusus untuk mereka. Menurut sang jenderal, program semacam ini luar biasa karena membuka ruang dialog yang lebar. Hubungan antara polisi dan komunitas ojol pun jadi lebih kuat, jauh dari kesan kaku dan formal.
Pendekatan humanis macam ini, baginya, adalah kunci. Membangun budaya tertib lalu lintas tidak bisa cuma dengan tilang dan teguran. Perlu kedekatan. Perlu rasa saling percaya. Makanya, dia berharap apa yang dilakukan di Balikpapan bisa ditiru daerah lain.
"Polri harus hadir, melayani, dan dekat dengan masyarakat," tegasnya.
"Program seperti ini adalah role model yang bisa diaplikasikan di daerah lain. Jika saya berkesempatan mengunjungi polda lain, akan saya sampaikan inovasi yang telah dilakukan Polda Kaltim."
Di akhir pertemuan, Agus kembali menekankan hal utama: keselamatan. Sinergi yang sudah terjalin ini diharapkannya bisa mempercepat penanganan insiden di jalan raya. Komunikasi yang sudah dibangun, tak hanya dengan polantas tapi juga dengan reserse, ia nilai sebagai langkah yang sangat positif untuk menciptakan keamanan yang lebih menyeluruh.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Makassar Kamis 7 Mei 2026: Subuh Pukul 04.44 Wita, Magrib Pukul 17.59 Wita
40 Rumah Sakit di Indonesia Kantongi Sertifikasi Syariah, Wamenkes Tegaskan Bersifat Inklusif
Menag: Borobudur Bukan Sekadar Warisan Budaya, Tapi Kitab Spiritual yang Hidup
Bajak Laut Somalia Gunakan Kapal Dhow UEA yang Dibajak sebagai Kapal Induk untuk Serang Kapal Lain